Sabtu, 25 Maret 2023

APRESIASI PUISI ANAK

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Hello semua! Gimana kabarnya nih? Aku harap sih kabar kalian semua baik-baik aja yah. Tapi kalo diantara kalian lagi ada yang kurang sehat semoga cepat sembuh yah. Selalu jaga kesehatan yaa dan jangan lupa tersenyum walau harimu terasa sulit.
 
Hari ini bulan Bulan Ramadhan, gimana pusa kalian lancar dan aman-aman saja kan? Jangan sampai ada yang batal dan bolong ya puasanya hehe.
 
Oh iya, kali ini aku bakal nulis lagi di blog hehe. Jadi aku mau minta tolong lagi ke kalian, buat doain aku semoga aku selalu di kasih kemudahan sama Allah Ta’ala dalam berbagai hal, yang utama ya untuk nulis di blog ini. Dan Insyaallah aku juga akan doa-in kalian semua yang udah mau mampir serta baca tulisan aku ini agar Allah Ta’ala juga memudahkan segala urusan kalian.
 
Kali ini aku akan sedikit membahas tentang “Apresiasi Puisi Anak”.  Apasih yang ada di pikiran kalian kalo kalian menengar kata Puisi? Pasti yang ada dipikiran kalian tentang puisi adalah kata-katanya yang disampaikan indah, penyampaiannya penuh nada dan emosi, serta miliki akhir yang sama atau berselang-seling sehingga menambah keidahan puisi itu.
 
Nah, apa yang kalian pikirkan itu benar karena, pada dasarnya puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang pendek dan singkat yang berisi ungkapan isi hati, pikiran, dan perasaan pengarang yang padat yang dituangkan dengan memanfaatkan segala daya bahasa secara pekat, kreatif, dan imajinatif. Selain itu, menurut Rahmat Djoko Pradopo memberikan definisi puisi sebagai karangan terikat. Keterbatasan puisi tersebut berdasarkan keterikatan atas (1) Banyak baris dalam tiap bait, (2) Banyak kata dalam tiap baris, (3) Banyak suku kata dalam tiap baris, (4) Rima, dan (5) Irama.
 
Lalu apa sih bedanya puisi yang sudah di jelasin tadi dengan puisi anak yang mau kita bahas? Sebenarnya sih gak jauh beda sama penegrtian puisi yang udah aku jelasin tadi sebelumnya, tapi ada sedikit yang berbeda. Puisi anak itu puisi yang dibuat untuk anak, karena puisi anak biasanya bercerita tentang lingkuangan, hewan, pertemanan dan hal lainnya yang nyata atau sesuatu yang ada dilingkunagn anak. Selain itu juga puisi anak memiliki isi dan penggunaan bahasa yang dapat mudah dan dapat dimengerti oleh anak.
 
Terus gimana ya cara buat puisi? Sebelum membuat pusi kita harus memahami unsur-unsur atau karakteristik apa aja yang perlu di perhatikan dalam membuat atau menulis puisi.
1.     Tema
Tema (sense) merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Dalam memilih tema juga tidak boleh sembaranagn, tema haruslah sederhana, tegas, rasional, khusus, berhubungan antara konsep dan imajinasi yang di buat penyair.

2.     Diksi
Diksi merupakan Pemilihan kata oleh penyair dalam menyusun puisi. Atau bisa dikatan dengan pemilihan kata untuk mengungkapkan suatu gagasan. Diksi yang baik tentu berhubunganerat dengan pemilihan kata yang tepat, padat, dan kaya akan nuansa makna dan suasana, sehingga mampu mengembangkan dan menginspirasi para pembaca.

3.     Rima
Rima merupakan persamaan bunyi antara kata-kata di dalam baris atau bait. Rima ini juga memiliki berbagai macam seperti: rima berdasarkan bunyinya, rima berdasarkan letaknya dalam baris dan rima berdasarkan letaknya dalam bait.

4.     Imajinasi
Imajinasi bisa kita sebut juga dengan pemilihan kata atau kumpulan kata pada puisi yang dirangkai untuk memberikan suatu gambaran yang jelas, menimbulkan kesan konkret, dan bisa menghidupkan apa yang diungkapkan oleh penyair, sehingga pembaca atau pendenar puisi dapat merasakan puisi itu terasa nyata.

5.     Nada dan suasana
Nada merupakan sikap penyair terhadap pembaca atau sikap mebaca terhadap karya yang dibacanya. Nada yang dapat di tujukkan adalah seperti, nada menggurui, mendikte, nada sombong, atau nada tinggi. Sedangkan suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca pusisi yang berpengaruh terhadap jiwa pembaca.

6.     Amanat
Amanat merupakan pesan yang tersirat dibalik kata-kata yang disusun maupun berada di balik tema yang diungkapkan, penyampaian amanat tersebut disampaikan oleh penyair secara sadar maupun tidak sadar dalam karyanya.
 
Nah, setelah kamu memahami unsur yang harus di perhatikan ketika menulis puisi barulah kamu mencoba untuk menulis puisi. Lalu gimana sih cara kita atau seorang pengajar untuk memgajarkan anak usia SD/MI agar mudah memahami cara penulisan puisi yang baik? Menurut jurnal yang di tulis oleh Elfia Sukama menyatakan hasil penelitiannya bahwa strtegi yang dapat di gunakan untuk mengajarkan siswa SD/MI dalam mulis puisi adalah pemetaan pikiran, dengan cara yaitu: 1) menentukan gagasan pokok, 2) mengembangkan gagasan pokok, 3) mengorganisasikan menjadi puisi, dan 4) menyajikan puisi. Dari hasil kegiatan ini siswa dapat menuliskan puisi dengan baik dan mudah, tentu saja tetap dalam bimbingan guru.
 
Ketika menulis puisi tidak bisa sekali buat langsung jadi puisi yang indah tetapi membutuhkan usaha latihan terus menerus agar dapat menulis puisi yang indah. Tapi di sela kamu berlatih menulis, kamu juga bisa berlati mebaca puisi siapa tau kamu bisa ikut lomba dan memnangkan lomba “Lomba Membaca Pusis Tingakan Sekoalah” hehe.
 
Tapi tau gak, kriteria pembaca puisi bisa menjadi juara? Kalau yang aku tau sih mungkin, dia harus memiiki suara yang lantang, gerak tubuh bagus, dan intonasi bacanya juga harus bagus. Tetapi kalau menurut sumber pencarian yang saya liat, kriteria dari penilain pembaca puis yang bagus itu a) Interpretasi, b) Vokal: (1) Artikulasi, (2) Intonasi, (3) Diksi, (4) power, c) Ekspresi (Mimik dan Gesture), d) Totalitas (Penyajian secara keseluruhan).
 
Semoga suatu saat nanti kita bisa menulis puisi yang indah dan bagus serta dapt membacanya juga dengan bacaan yang indah. Siapa tau nanti bisa ikut lomba terus menang deh.
 
Kayaknya pembahasan kita kali ini cukup dulu ya, kayaknya sudah banyak nih. Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mampir dan membaca tulisannku ini. Semoga tulisanku ini sedikit dan banyaknya bisa bermanfaat untuk kalin semua. Maaf jika masih banyak kekurangan disana-sini.
Terimakasih semuanyaa!!
Semgat Puasanya Kawan-kawan!!
 

وسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 


 Refrensiku dari sini:

Bakhraeni., C. A. H. R. W. R. (2016). Analisis Unsur Intrinsik Puisi Tema Guru Karya Siswa Kelas V SDN 1 Nagarasari. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 24–32.

Petunjuk Pelaksanaan Lomba Baca Puisi Bagi Siswa SLTP Se-Provinsi Lampung Kantor Bahasa Provinsi Lampung Tahun 2019. (2019). 2019.

Rahmat Djoko Pradopo. (2005). Pengkajian Puisi (IX). Gadjah Mada University Press.

Sukma, E. (2017). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Negeri Sumbersari III Malang. 1(14), 38–47.

 

 

 

 

 


Jumat, 17 Maret 2023

Apresiasi dan Kreasi Karya Sastra

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Hello semua! Gimana kabarnya nih? Aku harap sih kabar kalian semua baik-baik aja yah. Tapi kalo diantara kalian lagi ada yang kurang sehat semoga cepat sembuh. Selalu jaga kesehatan yaa dan jangan lupa tersenyum walau harimu terasa sulit .

 

Oh iya, ini tulisan pertamku di blog loh. Jadi aku mau minta tolong ke kalian, buat bantu doa semoga aku di kasih kemudahan sama Allah Ta’ala dalam berbagai hal, terutama sih untuk menulis di blog ini. Dan Insyaallah aku juga akan doa-in kalian yang udah mau mampir serta baca tulisan aku ini agar Allah Ta’ala juga memudahkan segala urusan kalian.

 

Di tulisan pertamaku ini aku akan sedikit membahas tentang “Pengertian Apresiasi dan Kreasi Karya Sastra”.  Kalian pasti udah gak asing lagi kan dengan kata “Apresiasi”, apresiasi yang kita tau itu seperti, memberikan sebuah penghargaan ke pada orang atas sesuatu hal luar biasa atau bagus yang dia lakukan. Tapi kalian tau gak sih arti dari apresiasi didalam karya sastra itu sendiri?

Apresiasi didalam karya satra itu adalah kegiatan yang menagkap suatu kejadian atau hal dengan panca indera, seperti menaggapi, menghayati, bahkan menilai suatu hal yang kemudian di curahkan kedalam sebuah karya satra. Misalnya nih kayak drama, karya fikisi atau puisi.

Nah, kalo apresiasi diberikan kepada orang, maka orang itu akan bertambah semangat untuk melakuakn hal yang lebih baik lagi. Tapi, kalo untuk karya sastra tujuan dan fungsinya apa ya?

Tujuan apresiasi pada karya satra itu untuk memahami makna atau tema dari karya yang udah dibaca, dilihat, atau didengar. Selain ada tujuan ada juga manfaatnya, seperti melatih keterampilan berbahasa, menambah pengalaman hidup, dapat mengembangkan diri, dan masih banyak lagi deh.

Kalian tau gak? Di dalam karya satra ada banyak ragamnya loh. Tapi, sebelum kita bahas tentang keragaman kreasi karya sastra kita bahas dulu pengertinnya.

Kreasi karya sastra merupakan sebuah karya ekspresi seseorang yang mereka alami, dari pengalaman yang terjadi kemudian diolah, disusun dan diamatu maka lahirlah sebuah karya satra.

Nah, tadi kan kita dah tau kan pengertian kreasi karya sastra. Sekarang kita bahasa ragam kreasi karya satra. Sebenernya ada banyak ragam kreasi karya sastra tergantung kelompoknya, seperti: 1) Ragam karya sastra yang dilihat dari bentuknya, 2) Ragam karya sastra yang dilihat dari isinya, 3) Ragam karya sastra yang dilihat dari sejarahnya.

Tapi aku gak mau bahas semunya, aku mau bahas salah satunya aja yaitu “Ragam karya sastra yang dilihat dari bentuknya”. Ragam karya sastra yang dilihat dari bentuknya itu terbagi menjadi tiga jenis:

  1. Prosa; karya sastra yang diuraikan dengan menggunakan bahasa yang bebas dan panjang tidak ada peraturan yang khusus seperti puisi. Contohnya itu kayak novel, cerpen, esai dan lain-lain.
  2. Puisi; karya sastra yang diuraikan dengan menggunakan bahasa yang singkat dan padat seta indah serta memiliki aturan-aturan khusus.
  3. Drama; karya sastra yang dilikiskan dengan menggunakan bahasa yang bebas dan panjang, serta disajikan menggunakan dialog atau monolog. Oh yah, drama ini ada 2 bentuk: drama naskah dan drama pentas.

 

Kayaknya pembahasan pertama kita cukup yaa, sudah banyak nih. Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mampir dan membaca tulisannku ini. Semoga tulisanku ini sedikit dan banyaknya bisa bermanfaat untuk kalin semua. Maaf jika masih banyak kekurangan disana-sini. Oh ya, aku minta tolong sama kalian sekali lagi nih, buat kasih koreksian ditulisanku biar kalo ada kesalahan bisa aku perbaiki kedepannya.

Terimakasih semuanyaa!!

 

وسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Refrnsi dari:

Azis, R. (2019). Dr. Hj. A. Rosmiaty Azis, M.Pd.I. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/13856/1/Ilmu Pendidikan Islam.pdf

Lafamane, F. (2020). Karya ( Puisi , Prosa , Drama ). OSF Preprints, 1–18.

Pradopo, R. D. (1997). Ragam Bahasa Sastra. Humaniora, 97(4), 38–46.

PUISI ANAK

  السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Hello Kawand! Kali ini, aku membuat sebuah puisi anak yang berjudual “ Naik Busway Biru ” Selamat membac...