السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته

Hello semua! Gimana
kabarnya nih? Aku harap sih kabar kalian semua baik-baik aja yah. Tapi kalo
diantara kalian lagi ada yang kurang sehat semoga cepat sembuh yah. Selalu jaga
kesehatan yaa dan jangan lupa tersenyum walau harimu terasa sulit.
Hari ini bulan Bulan
Ramadhan, gimana pusa kalian lancar dan aman-aman saja kan? Jangan sampai ada
yang batal dan bolong ya puasanya hehe.
Oh iya, kali ini aku bakal nulis
lagi di blog hehe. Jadi aku mau minta tolong lagi ke kalian, buat doain aku
semoga aku selalu di kasih kemudahan sama Allah Ta’ala dalam berbagai hal, yang
utama ya untuk nulis di blog ini. Dan Insyaallah aku juga akan doa-in kalian semua
yang udah mau mampir serta baca tulisan aku ini agar Allah Ta’ala juga
memudahkan segala urusan kalian.
Kali ini aku akan sedikit
membahas tentang “Apresiasi Puisi Anak”. Apasih yang ada di pikiran kalian kalo kalian
menengar kata Puisi? Pasti yang ada dipikiran kalian tentang puisi adalah
kata-katanya yang disampaikan indah, penyampaiannya penuh nada dan emosi, serta
miliki akhir yang sama atau berselang-seling sehingga menambah keidahan puisi
itu.
Nah, apa yang kalian
pikirkan itu benar karena, pada dasarnya puisi adalah salah satu bentuk
karya sastra yang pendek dan singkat yang berisi ungkapan isi hati, pikiran,
dan perasaan pengarang yang padat yang dituangkan dengan memanfaatkan segala
daya bahasa secara pekat, kreatif, dan imajinatif. Selain itu, menurut Rahmat
Djoko Pradopo memberikan definisi puisi sebagai karangan terikat. Keterbatasan
puisi tersebut berdasarkan keterikatan atas (1) Banyak baris dalam tiap bait,
(2) Banyak kata dalam tiap baris, (3) Banyak suku kata dalam tiap baris, (4)
Rima, dan (5) Irama.
Lalu apa sih bedanya puisi
yang sudah di jelasin tadi dengan puisi anak yang mau kita bahas? Sebenarnya
sih gak jauh beda sama penegrtian puisi yang udah aku jelasin tadi sebelumnya,
tapi ada sedikit yang berbeda. Puisi anak itu puisi yang dibuat untuk
anak, karena puisi anak biasanya bercerita tentang lingkuangan, hewan,
pertemanan dan hal lainnya yang nyata atau sesuatu yang ada dilingkunagn anak. Selain
itu juga puisi anak memiliki isi dan penggunaan bahasa yang dapat mudah dan
dapat dimengerti oleh anak.
Terus gimana ya cara buat
puisi? Sebelum membuat pusi kita harus memahami unsur-unsur atau karakteristik
apa aja yang perlu di perhatikan dalam membuat atau menulis puisi.
1.
Tema
Tema
(sense) merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Dalam memilih tema juga tidak boleh sembaranagn,
tema haruslah sederhana, tegas, rasional, khusus, berhubungan antara konsep dan
imajinasi yang di buat penyair.
2.
Diksi
Diksi
merupakan Pemilihan kata oleh penyair dalam menyusun puisi. Atau bisa dikatan
dengan pemilihan kata untuk mengungkapkan suatu gagasan. Diksi yang baik tentu
berhubunganerat dengan pemilihan kata yang tepat, padat, dan kaya akan nuansa
makna dan suasana, sehingga mampu mengembangkan dan menginspirasi para pembaca.
3.
Rima
Rima
merupakan persamaan bunyi antara kata-kata di dalam baris atau bait. Rima ini
juga memiliki berbagai macam seperti: rima berdasarkan bunyinya, rima
berdasarkan letaknya dalam baris dan rima berdasarkan letaknya dalam bait.
4.
Imajinasi
Imajinasi
bisa kita sebut juga dengan pemilihan kata atau kumpulan kata pada puisi yang
dirangkai untuk memberikan suatu gambaran yang jelas, menimbulkan kesan konkret,
dan bisa menghidupkan apa yang diungkapkan oleh penyair, sehingga pembaca atau
pendenar puisi dapat merasakan puisi itu terasa nyata.
5.
Nada
dan suasana
Nada
merupakan sikap penyair terhadap pembaca atau sikap mebaca terhadap karya yang
dibacanya. Nada yang dapat di tujukkan adalah seperti, nada menggurui,
mendikte, nada sombong, atau nada tinggi. Sedangkan suasana adalah keadaan jiwa
pembaca setelah membaca pusisi yang berpengaruh terhadap jiwa pembaca.
6.
Amanat
Amanat
merupakan pesan yang tersirat dibalik kata-kata yang disusun maupun berada di
balik tema yang diungkapkan, penyampaian amanat tersebut disampaikan oleh
penyair secara sadar maupun tidak sadar dalam karyanya.
Nah, setelah kamu memahami
unsur yang harus di perhatikan ketika menulis puisi barulah kamu mencoba untuk menulis
puisi. Lalu gimana sih cara kita atau seorang pengajar untuk memgajarkan anak
usia SD/MI agar mudah memahami cara penulisan puisi yang baik? Menurut jurnal
yang di tulis oleh Elfia Sukama menyatakan hasil penelitiannya bahwa strtegi yang
dapat di gunakan untuk mengajarkan siswa SD/MI dalam mulis puisi adalah
pemetaan pikiran, dengan cara yaitu: 1) menentukan gagasan pokok, 2)
mengembangkan gagasan pokok, 3) mengorganisasikan menjadi puisi, dan 4)
menyajikan puisi. Dari hasil kegiatan ini siswa dapat menuliskan puisi dengan baik
dan mudah, tentu saja tetap dalam bimbingan guru.
Ketika menulis puisi tidak
bisa sekali buat langsung jadi puisi yang indah tetapi membutuhkan usaha latihan
terus menerus agar dapat menulis puisi yang indah. Tapi di sela kamu berlatih
menulis, kamu juga bisa berlati mebaca puisi siapa tau kamu bisa ikut lomba dan
memnangkan lomba “Lomba Membaca Pusis Tingakan Sekoalah” hehe.
Tapi tau gak, kriteria
pembaca puisi bisa menjadi juara? Kalau yang aku tau sih mungkin, dia harus
memiiki suara yang lantang, gerak tubuh bagus, dan intonasi bacanya juga harus
bagus. Tetapi kalau menurut sumber pencarian yang saya liat, kriteria dari penilain
pembaca puis yang bagus itu a) Interpretasi, b)
Vokal: (1) Artikulasi, (2) Intonasi, (3) Diksi, (4) power, c) Ekspresi (Mimik
dan Gesture), d) Totalitas (Penyajian secara keseluruhan).
Semoga suatu saat nanti kita bisa menulis puisi yang indah dan bagus
serta dapt membacanya juga dengan bacaan yang indah. Siapa tau nanti bisa ikut
lomba terus menang deh.
Kayaknya pembahasan kita kali
ini cukup dulu ya, kayaknya sudah banyak nih. Terimakasih untuk kalian semua
yang sudah mau mampir dan membaca tulisannku ini. Semoga tulisanku ini sedikit
dan banyaknya bisa bermanfaat untuk kalin semua. Maaf jika masih banyak
kekurangan disana-sini.
Terimakasih semuanyaa!!
Semgat Puasanya Kawan-kawan!!
وسلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
Refrensiku dari sini:
Bakhraeni., C. A. H. R. W. R. (2016). Analisis Unsur
Intrinsik Puisi Tema Guru Karya Siswa Kelas V SDN 1 Nagarasari. Jurnal
Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 24–32.
Petunjuk
Pelaksanaan Lomba Baca Puisi Bagi Siswa SLTP Se-Provinsi Lampung Kantor Bahasa
Provinsi Lampung Tahun 2019. (2019). 2019.
Rahmat
Djoko Pradopo. (2005). Pengkajian Puisi (IX). Gadjah Mada University
Press.
Sukma,
E. (2017). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Negeri
Sumbersari III Malang. 1(14), 38–47.