السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
Hello semua! Gimana kabarnya nih? Aku harap sih kabar
kalian semua baik-baik aja yah. Tapi kalo diantara kalian lagi ada yang kurang
sehat semoga cepat sembuh. Selalu jaga kesehatan yaa dan jangan lupa tersenyum
walau harimu terasa sulit .
Oh iya, ini tulisan pertamku di blog loh. Jadi aku mau
minta tolong ke kalian, buat bantu doa semoga aku di kasih kemudahan sama Allah
Ta’ala dalam berbagai hal, terutama sih untuk menulis di blog ini. Dan Insyaallah
aku juga akan doa-in kalian yang udah mau mampir serta baca tulisan aku ini
agar Allah Ta’ala juga memudahkan segala urusan kalian.
Di tulisan pertamaku ini aku akan sedikit membahas
tentang “Pengertian Apresiasi dan Kreasi Karya Sastra”. Kalian pasti udah gak asing lagi kan dengan kata
“Apresiasi”, apresiasi yang kita tau itu seperti, memberikan sebuah penghargaan
ke pada orang atas sesuatu hal luar biasa atau bagus yang dia lakukan. Tapi
kalian tau gak sih arti dari apresiasi didalam karya sastra itu sendiri?
Apresiasi didalam karya satra itu adalah kegiatan
yang menagkap suatu kejadian atau hal dengan panca indera, seperti menaggapi,
menghayati, bahkan menilai suatu hal yang kemudian di curahkan kedalam sebuah
karya satra. Misalnya nih kayak drama, karya fikisi atau puisi.
Nah, kalo apresiasi diberikan kepada orang, maka orang
itu akan bertambah semangat untuk melakuakn hal yang lebih baik lagi. Tapi,
kalo untuk karya sastra tujuan dan fungsinya apa ya?
Tujuan apresiasi pada karya satra itu untuk memahami
makna atau tema dari karya yang udah dibaca, dilihat, atau didengar. Selain ada
tujuan ada juga manfaatnya, seperti melatih keterampilan berbahasa, menambah
pengalaman hidup, dapat mengembangkan diri, dan masih banyak lagi deh.
Kalian tau gak? Di dalam karya satra ada banyak ragamnya
loh. Tapi, sebelum kita bahas tentang keragaman kreasi karya sastra kita bahas
dulu pengertinnya.
Kreasi karya sastra merupakan sebuah karya ekspresi
seseorang yang mereka alami, dari pengalaman yang terjadi kemudian diolah,
disusun dan diamatu maka lahirlah sebuah karya satra.
Nah, tadi kan kita dah tau kan pengertian kreasi karya
sastra. Sekarang kita bahasa ragam kreasi karya satra. Sebenernya ada banyak
ragam kreasi karya sastra tergantung kelompoknya, seperti: 1) Ragam karya
sastra yang dilihat dari bentuknya, 2) Ragam karya sastra yang dilihat dari
isinya, 3) Ragam karya sastra yang dilihat dari sejarahnya.
Tapi aku gak mau bahas semunya, aku mau bahas salah satunya aja yaitu “Ragam karya sastra yang dilihat dari bentuknya”. Ragam karya sastra yang dilihat dari bentuknya itu terbagi menjadi tiga jenis:
- Prosa; karya sastra yang diuraikan dengan menggunakan bahasa yang bebas dan panjang tidak ada peraturan yang khusus seperti puisi. Contohnya itu kayak novel, cerpen, esai dan lain-lain.
- Puisi; karya sastra yang diuraikan dengan menggunakan bahasa yang singkat dan padat seta indah serta memiliki aturan-aturan khusus.
- Drama; karya sastra yang dilikiskan dengan menggunakan bahasa yang bebas dan panjang, serta disajikan menggunakan dialog atau monolog. Oh yah, drama ini ada 2 bentuk: drama naskah dan drama pentas.
Kayaknya pembahasan pertama kita cukup yaa, sudah banyak
nih. Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mampir dan membaca
tulisannku ini. Semoga tulisanku ini sedikit dan banyaknya bisa bermanfaat
untuk kalin semua. Maaf jika masih banyak kekurangan disana-sini. Oh ya, aku
minta tolong sama kalian sekali lagi nih, buat kasih koreksian ditulisanku biar
kalo ada kesalahan bisa aku perbaiki kedepannya.
Terimakasih semuanyaa!!
وسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Refrnsi dari:
Azis, R. (2019). Dr. Hj. A. Rosmiaty Azis, M.Pd.I.
http://repositori.uin-alauddin.ac.id/13856/1/Ilmu Pendidikan Islam.pdf
Lafamane,
F. (2020). Karya ( Puisi , Prosa , Drama ). OSF Preprints, 1–18.
Pradopo,
R. D. (1997). Ragam Bahasa Sastra. Humaniora, 97(4), 38–46.
MasyaAllah kerennya! Semangat terus yaa!
BalasHapus