السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Haii kawand! Kabar baik kan kalian semua? Pastinya baik ya Insyaallah.
Buat kalian yang lagi di kasih lagi sakit, semoga cepet sembuh. Jangan lupa
tetap bersyukur dan selalu tersenyum yah.
Mumpung masih di bulan Syawal aku mau ngucapin “Minal aidin wal faizin… Mohon maaf lahir dan
batin” Happy Eid
Mubaraak 😊
Dah lama ya aku gak ngisi blog ini, kali ini aku mau ngisi lagi nih
sama pembahasan tentang dongeng. Buat kalian yang udah pada berumur masih suka
baca atau nonton video dongeng gak nih? Kalau aku sih masih yaa, walaupun umur
ku dah gak bisa di bilang muda lagi tapi aku masih sering nonton dongeng di
YouTube. Ada loh satu chanel YouTube yang sering aku tonton dongengnya nih aku
kasih ke kalian linknya siapa tau nanti kalian juga suka https://www.youtube.com/@IndonesianFairyTales.
Dongeng telah hadir sejak zaman dahulu dan dongeng merupakan cerita
fiktif atau bohongan yang biasanya dijadikan sebagai cerita pengantar tidur.
Dongeng memiliki berbagai kisah imajinatif yang terkadang ceritanya tidak masuk
di akal, seperti kisah dongeng Cinderella yang menceritakan kehidupan seorang
manusia yang dibantu oleh peri dengan sihir yang dimilikinya, ada juga cerita
dongeng yang melibatkan binatang atau tumbuhan yang dapat berbicara dan juga
raksasa besar yang dapat memakan manusia, seperti contohnya dongeng dari
prancis e Maitre d'Chat atau yang
biasa kita kenal dengan Puss in Boots.
Dongeng adalah sebuah cerita yang berasal dari sebuah khayalan
serta tidak masuk akal dan mengandung manfaat dibalik cerita tersebut. Walaupun
dongeng merupakan sebuah cerita yang tidak masuk akal dan logika, akan tetapi
dongeng tersebut memiliki sebuah informasi serta manfaat yang kita ambil.
Walaupun dongeng merupakan sebuah cerita yang gak nyata atau hanya
sekedar hayalan dia mempunyai manfaat loh, diantaranya Menumbuhkan sikap
proaktif, mempererat hubungan anak dengan orang tua, menambah pengetahuan,
melatih daya konsentrasi, dan memicu daya berpikir kritis anak.
Menurut Brunvard, Carvalho, dan Neto dalam Danadjaja, dongeng mempunyai
ciri-ciri yaitu: penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan, disebarkan
diantara kolektif tertentu dalam waktu yang cukup lama, ada dalam versi yang
berbeda-beda, bersifat anonim, biasanya mempunyai bentuk berumus atau berpola,
mempunyai kegunaan (function) dalam kehidupan, bersifat pralogis, menjadi milik
bersama dari kolektif tertentu, dan bersifat polos dan lugu, sehingga
seringkali kelihatannya kasar, terlalu spontan.
Dalam dongeng ada beberapa jenisnya, menurut Anti Aarne dan Stith Thompson dongeng dibagi menjadi 4 golongan yaitu:
- Dongeng binatang (Animal tales)
- Dongeng biasa (Ordnary tales)
- Dongeng lelucon atau anekdot (Jokes and anecdotes)
- Dongen berumus
Dongeng sebagai salah satu dari sastra anak, berfungsi untuk
memberikan hiburan, juga sebagai sarana untuk mewariskan nilai-nilai yang
diyakini kebenarannya oleh masyarakat pada waktu itu. Dongeng dipandang sebagai
sarana untuk mewariskan nilai-nilai, dan untuk masyarakat lama itu dapat
dipandang sebagai satu-satunya cara. Sesuai dengan keberadaan misi tersebut,
dongeng mengandung ajaran moral.
Udah dulu ya pembahasan doneng ku, kali ini aku bahasnya dikit dulu
yaa. Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mampir dan membaca
tulisannku ini. Semoga tulisanku ini sedikit dan banyaknya bisa bermanfaat
untuk kalin semua. Maaf jika masih banyak kekurangan disana-sini.
Terimakasih semuanyaa!!
وسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar